Profil Tuan Guru Haji Abdul Hayyi Zainur As-Shoulati

Tuan Guru Haji Abdul Hayyi Zainur As Shoulati adalah seorang tokoh agama dan pendidik dari Bimbi yang lahir sekitar tahun 1953 M. Beliau dikenal sebagai pemimpin karismatik yang menyelesaikan pendidikannya di Madrasah As Shoulatiyah Makkah Al Mukarromah yang tidak hanya menanamkan nilai-nilai agama, tetapi juga berperan penting dalam memajukan pendidikan dan menggerakkan masyarakat. Kehadirannya menjadi panutan, inspirasi, dan teladan yang tak tergantikan.

Kepemimpinan dan Pendidikan

Salah satu warisan terbesar beliau adalah pembangunan Madrasah MI Al Hasaniyah NW Bimbi. Dengan kondisi ekonomi masyarakat yang serba terbatas, Tuan Guru Haji Abdul Hayyi tetap mampu memimpin masyarakat untuk mewujudkan sekolah tersebut secara swadaya. Warga ikut serta berkontribusi dengan apa yang mereka punya, bahkan hanya berupa beras yang disimpan dalam potongan bambu, demi memastikan pendidikan anak-anak tetap berjalan.

Berkat perjuangan ini, anak-anak Bimbi tidak lagi harus berjalan jauh ke sekolah dasar di Rensing Bat atau Montong Tebolak. Madrasah yang beliau gagas menjadi tonggak penting dalam pemerataan akses pendidikan di desa.

Pengajaran Agama

Selain membangun pendidikan formal, beliau juga mendirikan Madrasah Diniyah di masjid Bimbi, sebagai wadah bagi anak-anak dan pemuda yang tidak bisa mengenyam pendidikan formal. Di sana, beliau aktif mengajarkan ilmu agama dan pengetahuan dasar.

Beliau juga tercatat sebagai pengajar di Ma’had Darul Qur’an Wal Hadits NW Anjani, sekaligus imam dan khatib di masjid Bimbi. Kiprahnya ini menunjukkan betapa luas dedikasi beliau dalam menyebarkan ilmu agama kepada umat.

Penggerak Masyarakat

Sebagai seorang pemimpin, Tuan Guru Haji Abdul Hayyi selalu mengedepankan musyawarah sebelum mengambil keputusan penting. Beliau menginisiasi pertemuan besar masyarakat di masjid untuk menyamakan langkah dalam setiap kegiatan.

Kepemimpinannya juga tampak nyata dalam pembangunan fisik desa, seperti penimbunan jalan di sekitar jembatan untuk mengurangi tanjakan yang curam. Tak hanya itu, beliau mendorong masyarakat untuk lebih taat beragama, salah satunya dengan menunaikan zakat fitrah secara berjamaah.

Profil Keluarga

Dalam kehidupan pribadi, Tuan Guru Haji Abdul Hayyi menikah dengan Hj. Kalsum yang berasal dari Dayen Kubur, Desa Rensing Bat. Dari pernikahan ini, beliau dikaruniai tiga orang anak, yaitu:

  1. TGH Zakaria Al-Anshori As-Shoulati
  2. Halimatus Sa’diyah, menikah dengan TGH Jalaluddin Shodin As-Shoulaty
  3. Khoridatul Bahiyyah

Anak-anak beliau kemudian tumbuh dan mengikuti jejak sang ayah sebagai generasi penerus yang berperan dalam bidang pendidikan dan agama.

Peninggalan dan Pengaruh

Warisan Tuan Guru Haji Abdul Hayyi tidak hanya berupa bangunan fisik seperti madrasah, tetapi juga nilai-nilai perjuangan, pendidikan, dan keagamaan. Anak-anak serta menantu beliau kini melanjutkan jejaknya sebagai tokoh agama dan pendidik yang tetap berkontribusi untuk masyarakat.

Beliau wafat pada tahun 2007, namun jasa dan pengaruhnya masih terus hidup dalam ingatan masyarakat Bimbi. Dedikasi beliau dalam membangun pendidikan, mendidik generasi muda, serta memimpin masyarakat menjadikannya sosok yang layak dikenang sepanjang masa.

Dibaca 2 Kali, Hari ini 1 kali.
Bagikan Yuuk, mungkin info ini penting buat teman kamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *