Lulusku Ini Bukan Akhir dari Perjuangan, Zakaria Zuhri

Ma’had Darul Qur’an wal Hadist Al Majidiyyah Assyafi’iyyah Nahdlatul Wathan Anjani (MDQH NW), Sekolah tinggi agama Islam yang sangat sederhana namun sangat mengagumkan.

Hari itu (Senin, 6 Oktober 2025) Ma’had darul Qur’an wal Hadist Al majidiyyah assyafi’iyyah Nahdlatul Wathan Anjani (MDQH NW) melepas 1.382 Mutharrijin dan Mutharrijat sekaligus menerima 1.135 satri/wati baru dengan sangat meriah dan penuh khidmat.

Acara itu menjadi momentum yang istimewa dengan wisudanya kami, namun hari itu juga menjadi hari yang sangat sedih karena harus meninggalkan MDQH NW. Tapi itu bukan akhir, namun awal perjuangan untuk mengejar ijazah masyarakat dan melanjutkan perjuangan Guru-guru kami.

Empat tahun yang tak mudah untuk dijalani, dimana banyak ujian menghampiri. Rasa malas yang kadang datang tanpa diundang, rasa jenuh letih karena aktivitas lainnya membuat kita kadang melupakan dan malas untuk datang bersimpuh di depan Masyaikh.

Dan sekarang waktunya sudah berakhir, hari yang ditunggu tunggu telah tiba. Hari dimana kami dilepaskan dengan penuh cinta, nasehat dan do’a untuk kehidupan yang lebih baik kedepannya. Tapi ini bukan akhir, nyatanya ini adalah awal untuk pelajaran kehidupan, awal untuk melanjutkan perjuangan Guru- guru kami.

Sya’ir
“Harapan dan Do’a”

Sajak kata yang penuh makna
Ungkap cinta kepada yang kuasa
Terselip kalimat yang menghamba
Harapan dan do’a dari ananda Zakaria

Lulusku ini bukan akhir dari perjuangan
Melainkan ini awal permulaan
Ananda akan dihadapkan
Dengan masyarakat yang memberi penilaian

Jangan pernah bangga dengan ijazah mengkilat
Apalagi sampai berkhianat
Khianati sumpah iqrar dan bai’at
Sungguh bahaya dunia akhirat

Ini awal mula perjuanganku
Menyebarkan adab ilmu dari maha guru
Kebarrakahan ilmu selalu dituju
Bersama restu sang murobbu

Sedikit tidak ananda telah berusaha
Membahagian kedua orang tua
Yang dari keringatnya kita bisa
Menghidupkan jiwa dan raga kita

Teruslah ananda berkarya nyata
Jangan lemah oleh kata-kata
Itu semua pesan bapak Maulana
Semasa hidup sampai akhir hayatnya

Tetap Sami’na Wa atho’na
Jangan pernah berkata tidak akan bisa
Karena itu sifat lok sekek lok belata
Penentang pesan bapak maulana

Jangan ananda sampai dihasut
Oleh orang yang keningnya berkerut
Itu dia sifat nyata si penakut
Jangan bangkitkan harut wal marut
(Kiriman Zakaria Zuhri: Mahasiswa IAIH NW Lotim)

Dibaca 2 Kali, Hari ini 1 kali.
Bagikan Yuuk, mungkin info ini penting buat teman kamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *